Efek Negatif Headphone Untuk Kesehatan Anak

3 min read

dampak buruk headset bagi kesehatan anak
dampak buruk headset bagi kesehatan anak

Dampak Buruk Headset Bagi Kesehatan Anak – Penggunaan Headphone dan earphone pada anak mungkin memiliki beberapa keuntungan, tetapi ada efek yang harus kita pertimbangkan.

Kita harus mengetahui beberapa resiko kesehatan akibat penggunaan headphone pada anak-anak dan berapa usia anak yang diperbolehkan untuk mulai menggunakan headphone.

Tidak ada usia tertentu bagi anak untuk mulai menggunakan headphone. Namun, anak-anak kita harus menggunakan headphone dengan cara yang benar.

Selain menjaga anak-anak kita tetap tenang dan menghibur mereka, apa manfaat lain menggunakan headphone?

Dampak Positif Headphone Bagi Kesehatan Anak

Berikut ini dampak buruk sering menggunakan headset bagi kesehatan:

1. Headphone menenangkan anak-anak

Saat melakukan perjalanan panjang, Anda mungkin sering mendengar anak-anak menjadi gelisah.

Dengan bantuan headphone, kebosanan mereka akan mereda karena mereka akan sibuk dengan gadget mereka.

2. Headphone dapat menunjukkan rasa hormat kepada orang lain

Kita bisa menonton film atau bermain game tanpa mengganggu orang lain.

Para ahli merekomendasikan untuk menjaga tingkat suara antara 60 dan 85 desibel hanya untuk meminimalkan kerusakan telinga.

3. Perlindungan dari kebisingan pesawat

Earphone dapat meredam kebisingan pesawat. Anda dapat melindungi telinga bayi Anda dengan menggunakan headphone saat bepergian dengan pesawat.

Dampak Buruk Headset Bagi Kesehatan Anak

efek negatif headphone untuk kesehatan anak
efek negatif headphone untuk kesehatan anak

Dibawah ini adalah beberapa efek negatif penggunaan headphone untuk kesehatan anak:

1. Headphone bisa memicu gangguan pendengaran

Sudah menjadi fakta bahwa saat ini anak-anak tidak bisa lepas dari gadget. Studi menunjukkan bahwa usia ini rentan terhadap gangguan pendengaran.

Suara keras akan merusak gendang telinga. Ini mungkin bukan efek langsung tetapi penggunaan headphone yang sering akan menyebabkan gangguan pendengaran pada anak kecil.

Tingkat kebisingan di atas 110 desibel (dB) dari saraf pendengaran membawa sinyal dari telinga ke otak.

Ini merupakan salah satu dampak buruk sering menggunakan headset bagi kesehatan anak yang harus diwaspadai.

2. Earbud dapat merusak telinga yang sensitif

Menempatkan earbud di dalam telinga dapat mengganggu saluran telinga anak Anda yang sedang berkembang.

Sering menggunakan headphone dapat menyebabkan gangguan pendengaran permanen pada anak kecil.

Bahkan dengan volume yang lebih rendah, itu masih akan berkontribusi pada indra pendengaran yang memburuk. Ini adalah salah satu bahaya menggunakan headset pada anak yang harus kita ketahui.

3. Headphone dapat mengisolasi anak-anak Anda

Anak-anak bisa menjadi malas dan membuat alasan untuk tidak mendengarkan Anda karena menggunakan headphone. Anak-anak dapat mengisolasi diri dari teman sekelasnya.

Hal ini menjadikan mereka tidak akan tertarik dengan sosialisasi. Ini merupakan salah satu resiko berbahaya ketika anak menggunakan headphone terlalu lama yang harus diperhatikan.

4. Bagaimana Headphone Merusak Telinga Anak Anda?

Hal paling berbahaya tentang anak-anak Anda yang menggunakan headphone atau earphone adalah tingkat volumenya. Perangkat ini mampu menghasilkan tingkat volume yang keras dan di atas segalanya, itu terjadi di dekat telinga kita.

Ketika anak-anak Anda mendengarkan musik yang sangat keras melalui perangkat mereka, suara yang keras menyebabkan getaran yang lebih kuat di wilayah koklea.

Ini menyebabkan sel-sel rambut menekuk atau melipat dan dalam kasus-kasus ekstrem mengakibatkan hilangnya sensitivitas.

Sel-sel rambut umumnya membutuhkan waktu untuk kembali ke kondisi normal. Karena alasan ini, kita merasakan “kehilangan pendengaran sementara” setelah kita merasakan ledakan suara yang tiba-tiba.

Tetapi, dalam beberapa kasus, ketika sel-sel rambut kehilangan kepekaannya dan tidak pulih, menjadi rusak dan tidak bisa diperbaiki diperbaiki dan mengakibatkan hilangnya pendengaran.

Paling sering, jenis kerusakan ini disebabkan oleh suara keras dan ledakan seperti ledakan senapan atau penggunaan headphone dan earphone dalam volume tinggi dalam waktu lama.

Ini merupakan salah satu efek negatif Headphone untuk kesehatan anak yang harus diwaspadai.

Cara Mengurangi Bahaya Headphone Bagi Kesehatan Anak

Penggunaan headphone dan earphone sangat diperlukan di era ini. Begitu juga meningkatnya kasus korban headphone.

Bantu anak-anak Anda menghindari menjadi korban kerusakan pendengaran dengan menghentikan kebiasaan-kebiasaan saat menggunakan headphone.

1. Menurunkan Volume

Tingkat volume di mana anak Anda mendengarkan musik cukup penting untuk diperhatikan. Mengecilkan volume earphone atau headphone akan membuat perbedaan besar dalam menjaga kemampuan pendengaran.

Penelitian menunjukkan bahwa volume tinggi bertanggung jawab untuk banyak kasus Gangguan Pendengaran yang Diinduksi Kebisingan.

Earphone, khususnya, terpasang sangat dekat dengan saluran telinga Anda sehingga lima hingga enam kali lebih berbahaya. Pastikan anak Anda mendengarkan pada tingkat volume 60% atau lebih rendah.

Beli perangkat yang secara otomatis mengatur volume pada level yang diinginkan. Hal ini akan mengurangi dampak penggunaan Earphone berlebihan pada anak-anak.

2. Kurangi Waktu Penggunaan Headphone

Penggunaan headphone atau earphone tanpa henti dapat merusak sel-sel rambut yang tidak dapat diperbaiki.

Karena alasan ini, selain mengurangi volume di bawah 60%, saran anak Anda untuk mengurangi waktu penggunaan headphone.

Yang terbaik adalah mengambil 5 hingga 10 menit istirahat saat mendengarkan melalui headphone. Ini akan memberi sel-sel rambut di telinga bagian dalam Anda cukup waktu untuk memulihkan diri.

Ajari anak Anda aturan ‘60 -60 ’. Ini berarti mendengarkan musik selama 60 menit pada tingkat volume 60% atau lebih rendah. Inilah cara mengatasi telinga yang sakit akibat headset pada anak.

3. Hindari Membeli Earphone Murah

Anak-anak sering tidak bisa tidak tertarik pada earphone yang bergaya dan berwarna-warni yang ditampilkan di toko-toko jalanan dekat mal atau sekolah.

Bagaimanapun, hindari membeli ini untuk anak-anak Anda. Pertama-tama, suara terdistorsi, saat tingkat volume dinaikkan.

Kedua, terkadang bentuk earphone tidak sesuai dengan anatomi telinga anak, hal ini membuat anak-anak Anda memasukkan earbud jauh ke dalam telinga.

Akhirnya, penguatan suara yang tidak merata dan tidak ada fitur peredam bising menghancurkan fungsi telinga hanya dengan beberapa jam penggunaan. Jadi, adalah bijaksana untuk berinvestasi dalam earphone berkualitas baik.

4. Gunakan Model Over-the-ear

Paling sering, menggunakan model in-ear atau earbud dapat menyebabkan lebih banyak kerusakan pada telinga anak Anda.

Suara akan terdengar lebih keras karena earbuds cukup dekat dengan gendang telinga. Karena itu pilihlah jenis headphone dengan model over-the-ear .

5. Gunakan Headphone dengan Peredam kebisingan

Kemampuan noise cancellation headphone benar-benar dapat membantu telinga anak-anak Anda.

Headphone dapat melindungi anak Anda dari kebisingan tertentu. Karena itu, ketika Anda mencari headphone baru, carilah yang memiliki fitur headphone noise-cancellation.

6. Tindakan Pencegahan

Tetapi jika Anda sudah membeli model in-ear untuk anak Anda, yang terbaik adalah menyarankan anak Anda untuk menggunakannya lebih jarang dan mengatur lama pemakaiannya.

Earbud menjebak keringat dan debu di telinga Anda yang menyebabkan penumpukan lilin. Selain itu, earbud mendorong kotoran telinga lebih jauh ke telinga Anda yang akhirnya menghalangi saluran telinga.

Lama-kelamaan earbud Anda mungkin menjadi tidak steril karena kotoran dan kuman. Jadi, pastikan untuk membersihkan earbud secara teratur.

Sangat dianjurkan untuk sering mengganti penutup headphone dan earbud. Beginilah cara benar menggunakan earphone agar tidak menyakiti telinga anak.

Kadang Anda tidak bisa menghentikan anak-anak Anda untuk menggunakan headphone. Misalnya, ketika berada di depan umum, Anda tidak dapat membiarkan anak Anda menonton video kartun dengan suara keras karena mengganggu orang-orang di sekitarnya.

Jadi, apa yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi efek buruk headphone? Pastikan Anda memberikan headphone model over-the-ear kepada anak Anda.

Yang terpenting, pastikan anak Anda mengikuti ‘aturan -60 -60’. Hal ini akan mengurangi efek negatif Headphone untuk kesehatan anak.

Demikianlah tulisan mengenai √ 4 Dampak Buruk Headset Bagi Kesehatan Anak 2021, semoga bermanfaat untuk Anda.

Ayo Di SHARE....
Stephen Lee, ST. Seorang sarjana S1 lulusan Teknik Informatika. Semoga menjadi orang paling bermanfaat dimuka bumi.
Stephen Lee, ST. Seorang sarjana S1 lulusan Teknik Informatika. Semoga menjadi orang paling bermanfaat dimuka bumi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maaf mengandung Hak Cipta